Kala daku bermasygul,tiada seorang pun merangkul,tiada seekor burung pun bersiul,hanya kesenduan nan suka dipikulBerlari, kuberlari,menyisakan setapak jejak kaki,menyisipkan sesayup bisikan hatimeninggalkan serpihan alunan melodiLalu arunika datang menyapa,aku masih terjebak dalam hutan belantara,aku teriak hingga kehilangan suaratermenung berkabung dalam duka laraUntuk waktu yang lama,tetap dengan raga yang sama,aku bersimpuh meminta aksama,kepada Tuhan sang pemilik atma,dariku hambamu yang tak sempurna
****
Catatan penulis
DESCLAIMER: Jika ingin membagikan puisi ini ke platform lain, harap selalu menyertakan sumber dan nama pengarangnya. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG!!! Sekian, terimakasih. ~
#puisirima
#rimaamarasabrina
#puisikehidupan
#sastra
Komentar
Posting Komentar