Aku pergi,membawa luka hatiDua tahun yang lalu,di saat hati tak lagi bertemu hati,ranting tak lagi menemani daun,kupu-kupu tak lagi bertamu,Aku tercekat,mendengar kata-kata dustaterucap dari bibirmuAku rapuh,Melihat bukti-bukti terkuaktanpa pengakuan darimuHari itu..Kala itu..terlalu sakit untuk diceritakanNamun aku kembaliseolah-olah semuanya telah terlupakanAku lupa bahwahatiku membutuhkan penawarBukan,maksudkubukan penawar rinduintinyaAku butuh penawar kalbudan aku hanya inginkita berjalan tanpa ada yang mengganggu
Aku sudah biasa ditampar kata terdiam seribu bahasa Aku sudah biasa menyaksikan cinta tak berbalas cinta Cabai merah pun enggan kalah Tapi lidahmu parah Berhasil membuatku patah Aku di sini tidak bersalah Tidak pernah Aku tidak bersalah Aku tak paham persoalan sungguh ini ambigu sama seperti ketaksaan Aku disalahkan, selalu disalahkan! Padahal itu belum tentu Aku menatap awan kelabu Tapi ia malah tertawa Sama seperti candramawa Gelap, terang, Cerah, kelabu Aku tak paham maksudmu Jangan lagi menuduhku!
Komentar
Posting Komentar