Langsung ke konten utama

KEMBALI

Aku pergi, 
membawa luka hati
Dua tahun yang lalu,
di saat hati tak lagi bertemu hati,
ranting tak lagi menemani daun, 
kupu-kupu tak lagi bertamu,
Aku tercekat, 
mendengar kata-kata dusta
terucap dari bibirmu
Aku rapuh, 
Melihat bukti-bukti terkuak 
tanpa pengakuan darimu
Hari itu..
Kala itu..
terlalu sakit untuk diceritakan
Namun aku kembali
seolah-olah semuanya telah terlupakan
Aku lupa bahwa
hatiku membutuhkan penawar
Bukan, 
maksudku 
bukan penawar rindu
intinya
Aku butuh penawar kalbu
dan aku hanya ingin
kita berjalan tanpa ada yang mengganggu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CANDRAMAWA

Aku sudah biasa ditampar kata terdiam seribu bahasa Aku sudah biasa menyaksikan cinta tak berbalas cinta Cabai merah pun enggan kalah Tapi lidahmu parah Berhasil membuatku patah Aku di sini tidak bersalah  Tidak pernah Aku tidak bersalah Aku tak paham persoalan sungguh ini ambigu sama seperti ketaksaan Aku disalahkan, selalu disalahkan! Padahal itu belum tentu Aku menatap awan kelabu Tapi ia malah tertawa Sama seperti candramawa Gelap, terang, Cerah, kelabu Aku tak paham maksudmu Jangan lagi menuduhku!

BERSAMA ARUNIKA

Kilau mentari  memberi kehangatan Menyambut hari dengan segenap kekuatan Tak lupa rasa syukur tertuang,  sebab masih hirup udara untuk berjuang Kala itu ia menyapa tak kalah mentari, pun memberi kehangatan di pagi hari.  Kala sejuk enggan pergi dari sini justru ia hadir menghibur diri, memeluk hati, menghangatkan kalbu Nabastala kan menjadi saksi  atas nama perasaan ini, Bersama arunika,  April terasa bahagia Oh tuhan,  apakah semua ini nyata?

ASMARALOKA

Swastamita meninggalkan nabastala Nelayan mendayung pilaunya Senja hadir menghiasi cakrawala Merah merekah berpadu dalam payoda Lelaki tiba dari seberang kota, menghembus arumi rindu, menebar pesona dama Daksanya mendekat, terpancar mata yang syahdu Seperti yang kau tahu, pair jantungku, namun harsa di dadaku Tak perduli kehadiran syham, melegakan siangku di waktu malam, menghangatkan daksaku di waktu petang Menjelajah dan berpetualang Ku jadi tak ingin pulang Ia tak ingin aku hilang Ia inginkan aku tersayang biar aku selalu ada untuknya dan bersemi dalam asmaraloka ***